Hari ini tadi di pesantren gue beredar isu kalo hari ini santri bakal pulang cepat, isu itu beredar dari kemaren, para santri sudah menebak-nebak kapan waktunya akan pulang, tak terkecuali gue yang begitu mengharapkan pulang lebih awal hari ini karena jam pelajaran terakhir gue dan teman-teman gue harus nyetor hafalan. Saat tiba jam istirahat toa di sekolah berbunyi, semua santri harap-harap cemas berharap mendengar pengumuman bahwa santri di persilahkan pulang, lalu terdengar dari toa yang mengabarkan bahwa libur hari raya idul adha mulai esok sampai senin depan jadi total 10 hari libur, mendengar hal itu seisi sekolah pun riuh kayak gelora Bung Karno pas lagi ada laga Indonesia melawan Malaysia, walau sebenarnya lebih mirip manusia purba yang menemukan hasil buruan yang besar, tapi kesenangan itu enggak berlangsung lama ketika pengumuman liburan itu di iringi dengan pernyataan ustadz kalau hari ini jadwal pulang sekolah tetap normal seperti biasa, terdengar suara-suara kekecewaan seantero pesantren dari santri-santri yang begitu haus pingin pulang cepet. Ini artinya gue harus tetap nyetor hafalan gue, beruntunglah hari ini kecerdasan gue yang setara dengan kambing kurban, gue bisa lancar nyetor hafalan, huhhh lega gue.
Pulang dari sekolah gue buru-buru ngambil laptop, pasang modem, terus buka google translate buat ngerjain PR bahasa Inggris gue, bukan PR bahasa Inggris dari sekolah ya' tapi dari tempat kursus, jadi sekarang ini gue ikut kursus bahasa Inggris, ya' gue ikut kursus biar nambah kemampuan diri aja (padahal enggak punya kemampuan apa-apa), terus terang gue ini gablek di sekolah, serius ! Nah gue ikut kursus biar ada juga yang bisa di banggain dari diri gue ini. Oke gue bakal ceritain tempat kursus bahasa Inggris gue, jadi gue baru-baru aja masuk kursus bahasa Inggris ini dari pertama masuk sampai sekarang ini kalo gue liat cuman gue yang paling songong di kelas padahal yang ngisi kelas ini rata-rata mahasiswa, lah gue cuman santri doang udah banyak bacot, sok ganteng lah (padahal emang ganteng kalo di kebun binatang), sok pinter lah, sok tau lah (padahal ngawur), pokoknya songong deh, tapi gue mulai mencoba menjaga sikap kampret gue ini untuk menjaga nama baik santri dan pesantren (Ce elah !). Di tempat kursus ini gue punya guru (ya iyalah masa punya dukun) namanya ibu Ris katanya sih singkatan dari "Republik Indonesia Serikat", ibu Ris ini kayaknya sudah berumur (kalo enggak berumur mah mati namanya !) tapi stylenya itu enggak kayak ibu-ibu biasa, gue liat kayaknya ibu Ris ini mungkin salah satu anggota "PECEL LELE" alias pecinta celana lebar-lebar, jadi bu Ris ini selalu pakai celana jeans cut bray, dengan kemeja tangan pendek, pakai sepatu ket, rambutnya pendek dan kacamata yang menjadi khasnya, unik emang tapi tetep keren, kalo gue pakai pakaian gitu mungkin gue bakal di bawa sat pol pp karena di kira banci pemula. Satu hal dari beliau yang gue suka adalah orangnya kocak dan tau bagaimana caranya mendidik, seumur-umur gue sekolah baru kali ini gue merasa benar-benar mendapat pendidikan, hari ini gue dapat pelajaran yang begitu berharga dari ibu Ris, hari ini gue dapat dua hal yang paling-paling berharga dari beliau adalah pertama apa itu sukses dan kedua adalah tujuan hidup, jadi saat Bu Ris nanya ke gue ;
"Fadhil sukses itu apa ?" kata beliau
"Menjadi orang baik bu" jawaban apa itu sukses gue temukan dari Mario Teguh katanya sukses itu adalah menjadi orang baik jadi gue jawab kayak gitu
"Benar, tapi ada banyak orang baik yang enggak sukses, jadi sebenarnya sukses itu adalah apa yang kamu rencanakan lalu rencana itu berjalan dengan baik, itu sukses" beliau menambahkan jawaban gue
Gue cuman bisa ngangguk-ngangguk tertegun dengan jawaban beliau, lalu setelah itu beliau beralih ke topik lain sampai akhirnya beliau bertanya ke semua orang di kelas, beliau bertanya "Apa tujuan kamu belajar bahasa Inggris ?" satu persatu orang di kelas menjawab ketika ada yang menjawab sama dengan jawaban siswa lainnya ibu Ris meminta jawaban yang berbeda, enggak boleh sama, rata-rata menjawab dengan jawaban yang diplomatis, dan sampailah ibu Ris menanya ke gue, karena jawaban enggak boleh sama gue pun menjawab dengan jawaban yang benar-benar berbeda dan benar-benar konyol, saat ibu Ris mendekat ke tempat duduk gue lalu beliau bertanya ;
"Fadhil apa tujuan kamu belajar bahasa Inggris ?"
"Biar nonton film barat enggak tergantung dengan teks terjemahannya" jawaban gue di abaikan
Lalu bu Ris menjelaskan dan memberi tahu jawaban yang benar, gue lupa sih beliau bilang apa tapi point yang bisa gue ambil dari apa yang beliau bilang adalah "tujuan hidup itu adalah mengenali diri (kemampuan diri) lalu menggunakannya untuk membantu orang lain", awalnya menurut apa yang gue pelajari dari Al'Qur'an tujuan hidup itu cuman untuk menyembah Tuhan, tapi setelah gue pikir perkataan ibu Ris ini ada benernya juga, soalnya gue hidup di dunia ini enggak cuman ada hubungan antar gue dan Tuhan aja, gue juga punya orang lain, orang-orang di sekitar gue, keluarga, teman, pacar (kalo punya), gue juga punya hubungan antar mereka yang harus gue jaga dengan baik, dengan cara menjadikan diri gue ini berguna buat mereka. Lalu yang paling gue ingat adalah ketika beliau bilang gue udah mengenali kemampuan diri gue yaitu menulis tinggal merealisasikan aja bagaimana kemampuan ini bisa berguna buat orang lain setidaknya buat diri gue sendiri, dan terakhir saat kelas di tutup beliau menyalami semua orang di kelas termasuk gue dan saat bersalaman dengan gue beliau ngasih satu pesan dengan suara pelan, beliau bilang "Be my good boy", pesan itu berarti gue masih bad boy karena itu gue di suruh menjadi good boy dan itu juga artinya gue harus belajar bagaimana menjadi good boy, yah walau gue santri gue akui gue ini rada bandel tapi setidaknya di dalam diri bad boy ini ada keinginan untuk menjadi good boy bukan cuman untuk bu Ris tapi buat semua orang dan setidaknya walau pun belum sukses, gue tahu sukses itu apa, dan tau tujuan hidup gue, walau mungkin perjalanan gue belum mengarah ke sana.
Satu hal lagi, "gue harap gue bisa hidup dari menulis dan menulis untuk hidup", doain aja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar